Oleh-oleh Seminar e-pendidikan Pustekkom Diknas 2009

Bpk Drs. Lilik Gani MM (Direktur Pustekkon Diknas) sebagai Keynote speech

Bpk Drs. Lilik Gani MM (Direktur Pustekkon Diknas) sebagai Keynote speech

Pada sabtu lalu tanggal 18 Juli 2009 ikutan seminar atas inisiatif sendiri karena berkenaan dengan pendidikan dan ICT, wah ini yang saya suka maka kalau tdk ikut rugi deh bagi saya. Saya dapatkan info selain dari internet juga ada undangan yang datang ke sekolah tapi untuk mengajak anak lomba KI HAJAR (Kita Harus Belajar) 2009, selain undangan seminar. Ini

Para Peserta Seminar

Para Peserta Seminar

ditujukan untuk kepala sekolah dan guru TIK. Tapi semua guru dan umum boleh ikut serta, sesuai yang tertera di brosure. Pembicara yang hadir adalah Praktisi, Guru-guru dari daerah dan Pemda yang telah melakukan inovasi dan terobosan pendayagunaan TIK. Ternyata audiensnya banyak juga dari berbagai masyarakat yang cinta pendidikan. Ada KepSek, Guru TIK, Guru IPS, Guru IPA, dan Guru lainnya, juga ada Komite sekolah. Yang hadir umumnya dari Jakarta, tapi ada juga yang jauh seperti dari Banten, Bandung, dll. Selain Keynote Speech dari Kepala Pustekkom, juga ada seorang ahli pembuat Games Indonesia yang dari Universitas Tarumanegara yaitu Bapak David Setiabudi S.Sn (sarjana seni), tapi komputernya hebat buanget dan belliau masih muda yang sekarang juga sebagai dosen jurusan Seni Rupa dan desain Untar, beliau juga baru lulus ambil kuliah Kedokteran Mata, mungkin korelasinya sangat ada sebab berhubungan dg para gamers yang mata sangat urgen. selain itu ada juga Bapak Brimy Laksamana – Alumni ITB Teknik Perminyakkan yang menguasai IT (Salah satu dari manager Intel Corporation – untuk wilayah Indonesia membidangi Intel World Ahead – aplikasi pemasaran yang sangat concern juga untuk dunia pendidikan), juga hadir Bapak Drs. Budiana MM (Direktur SMP-SMA diknas) yang membawakan “Membangun Komunitas Pendidikan dengan TIK”. Selain juga ada demo dari perusahaan HP (Hewled Packard)-bidang cetak mencetak. Semuanya menarik sekali. Setiap pembicara memberikan sesi tanya jawab. Yang dapat saya petik adalah:

  1. Dari Bapak Drs H. Lilik Gani MM (Direktur PUSTEKKOM Diknas): tentang : “Membangun Insan yang cerdas dan kompetitif dengan pendayagunaan TIK untuk pendidikan”. bahwasannya TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk era milenium sangat mutlak diperlukan terutama di sektor pendidikkan, baik untuk memudahkan kerja maupun sebagai pelengkap media pendidikkan. Banyak paparan yang diungkapkan termasuk di diknas sendiri sekarang sudah banyak menggunakan TIK dalam managemen kerjanya seperti pelaporan admin jajarannya, pelaporan keuangan, dll. sehingga bila ada laporan dari bawahan tentang hasil rapat, ataupun laporan event2 tertentu tidak ada alasan salah ketik, salah tempat, salah photo copy, karena langsung dari soft copynya terlebih dahulu bahkan secara cepat didapat melalui internet-untuk efisiensi, kilahnya, semua bahkan dapat diakses dan dikontrol oleh masyarakat. Yang terlebih penting juga bagaimana didalam suatu sistem kerja terdapat : senioritas—> menimbulkan sistem yangbirokratis —–>berdampak konservatif (karena untuk kepentingan keompoknya). ini kalau masih berlaku dalam sistem kerja tidak akan maju-maju bangsa kita, kilahnya. Sekarang ini orang didunia semakin demokratis dan transparan. Kalau dulu informasi itu bersifat Top Down sekarang Bottom Up. Demikian beberapa yang dapat saya kutip dai Bapak Drs H. Lilik Gani MM (Direktur PUSTEKKOM Diknas), dengan sangat cerdas.
  2. Dari Bapak Drs. Budiayana MM (Direktur SMP-SMA Diknas) : Tentang “Membangun Komunitas Pendidikan dengan TIK”diantaranya yang dapat saya petik: sekarang ini “anytime, any one, anywhere orang sudah banyak beralih ke dunia digital/komputerisasi, baik kantor-kantor, orang tua, anak-anak sekolah, dll. Dan dapat menjadikan sebagai NET LEARNERS. Kemudian juga dipaparkan beberapa data tentang faktor penentu keunggulan suatu negara (hasil evaluasi Bank Dunia tahun 1995 terhadap 150 negara), dimana:
  • Innovasi & Creativity                            45 %
  • Net Working                                           25 %
  • Teknologi                                                20 %
  • Nature Resources                                  10 %

Beliau juga mengutip dari Oracle tentang “21st CenturyLearning – 21st Century Skills” ada 7  yaitu:

  • Critical thinking & problem solving
  • Creativity & innovation
  • Collaboration, Team Work & Leadership
  • Cross Cultural understanding
  • Communication & Information Literacy
  • Computing & ICT literacy
  • Career & Learning Self reliance
  • 3. Dari Pak Brimy Laksmana (salah satu Manager Intel Corporate), beliau memaparkan tentang kiprah perusahaannya yang memproduksi hardware computer (prosessor) dimana juga banyak program-programnya yang menyentuh dan memiliki kontribusi di dunia pendidikan, beliau sangat mahfum juga tentang keguruan dan pendidikan karena berungkali melontarkan tentang RPP, silabus, dan lain-lain kompetensi yang harus dimiliki oleh guru. Beliau juga mewawancari guru yang kebetulan bersamaan hadir tanpa disengaja yaitu yang mendapat pogram “Learning pilot Project – Intel” yaitu dari SD Menteng 03 Jakarta dan SD Gunung. Dimana yang sangat fenomenal kata guru tersebut(lupa namanya) anak-anak sangat computer minded, walaupun sakit2 tetap mau datang ke sekolah karena sangat menarik, interaktif, audio-visual-animated. Duu belajar melulu dengan buku sekarang dengan internet katanya, segalanya informasi mudah didapat juga menarik, segala PR, tugas2 dapat di download. Focusnya dari intel “building 21st century skills. pada sebelum abad 20 “a traditional classroom”, dimana penggunaan otak kiri lebih dominan, menjelang abad 21 penggunaan otak kiri – otak kanan lebih banyak diterapkan, mungkin bahkan lebih banyak otak kanannya. salah satunya bisa kita lihat di http://www.intel.com/education/index.htm?iid=worldahead_home+ln_ed.

4. Dari Bapak David Setiabudi (Ahli Game Indonesia), memaparkan bagaimana pentingnya suatu games untuk media pendidikan, kita diajarkan bahkan dengan demo-demo menarik cara membuat games dengan animasinya. hal ini brtujuan untuk memotivasi guru supaya lebih creatif dalam pembelajaran bahkan lifeskills tambahan buat guru. Kita di beri informasi terntang software-softwarenya yang mulai dari tingkat pemula hingga profesional.

Selain itu ada demo HP (Hewled Packard) tentang sosialisai program kerjasama untuk masalh pencetakan BSE (Buku Sekolah Elektronik) yang teknologinya sangat canggih dimana printer tersebut sudah dilengkapi hardware digital-networking, cuanggih nenerrr.  Semuanya sangat menarik sekali.

1 Comment

Filed under IN THE MOMENT

One response to “Oleh-oleh Seminar e-pendidikan Pustekkom Diknas 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s